Selasa, 11 November 2008

IKMAL JAYA Dengan Para SENIMAN


Ikmal Jaya Kunjungi Komunitas Sorlem

WALIKOTA Tegal Terpilih, H. Ikmal Jaya, SE.AK, nampak asyik berbaur dengan para seniman. Selasa (11/11) pukul 13.00 WIB, Ikmal Jaya tak canggung makan siang dengan sayur asam di warung Sorlem, tempat berkumpulnya para seniman Tegal yang tergabung dalam Komunitas Sorlem. Ikmal sengaja berkunjung ke komunitas seniman yang berpengaruh di Tegal sana karena ingin mendapatkan masukan dan mengakomodir kepentingan mereka, sehingga kemajuan seni kebudayaan di Kota Tegal bisa maju secara bersama. “Karena itu, seniman Tegal jangan sampai pecah,” tandas Ikmal.
Menurut Ikmal, dalam setiap organisasi apapun, perbedaan itu tetap ada, tetapi dari perbedaan itu janganlah menjadikan perpecahan. Diharapkan perlu adanya islah diantara para seniman.
“Pengurus Dewan Kesenian Kota Tegal harus islah. Sebab jika kepengurusan sekarang terpecah menjadi dua kubu, karya mereka tidak maksimal. Saya akan mengislahkan agar semua kepentingan para seniman dapat terakomodir dengan baik” katanya.
Titik berat pemerintahan Ikmal
Dalam pertemuan itu, Ikmal pun menandaskan, titik berat pemerintahannya nanti bagaimana memajukan dunia pariwisata. Karena pariwisata itu salah satu aset Kota Tegal yang perlu dikembangkan.
“Secara otomatis, jika dunia wisata berkembang, dunia kesenian pun turut maju pula,” katanya.
Gagasan Ikmal mengembangkan dunia pariwisata, sangat didukung. Nurhidayat Poso, salah satu seniman yang hadir dalam pertemuan itu menyambut baik gagasan itu tetapi dengan catatan bahwa pariwisata tidak hanya dilandasi mental ekonomik yang mengekplitasi apa saja, termasuk kesenian, tetapi hanya dengan semangat dagang. “Pariwisata dan seni harus tumbuh secara sehat dan proposional,” katanya.
Adanya rencana pembangunan Taman Budaya Tegal (TBT) pada anggaran tahun 2009 mendatang, Dwi Ery Santoso mengharapkan seyogyanya pengelolaan TBT nanti ditangani oleh Pemkot melalui SKPD atau semacam UPTD. Tetapi untuk urusan estetika dan artistik tetap diserahkan kepada seniman. Bahkan, kelak TBT itu tak alergi dipakai untuk kegiatan umum bahkan kegiatan pelatihan kader partai manapun yang ada kontribusinya. “Ini bisa meringankan perawatan TBT,” tandasnya.
Yang perlu menjadi perhatian pada pemerintahan Ikmal Jaya nanti, adalah soal pentas bulanan yang selama ini ditangani oleh salah satu instansi kebudayaan di Pemkot Tegal yang dinilai kurang melibatkan institusi seni. Sehingga even yang diselenggarakan kurang bariatif. “Seni-seni serius dan alternatif selama ini tidak tersentuh. Misalnya pementasan teater, baca puisi dan kesenian moderen lainnya,” tandas Nurngudiono yang di-ia-kan para seniman yang hadir.
Menangapi kegelisahan para seniman itu, dalam pemerintahan Ikmal Jaya nanti, hal itu tidak akan terjadi. Ikmal akan memberikan tempat terhormat terhadap mereka agar semua elemen masyarakat Kota Tegal berkembang dan maju.
“Insya Allah, saya ini ingin membangun Kota Tegal lebih maju” tandas Ikmal.
Hadir dalam pertemuan itu, Ketua Komunitas Sorlem, Bonto Sukandar, Hartono Ch Surya, Bramanthi S Riyadi, Agus Nurwanda, Widodo, Nurhidayat Poso, Lukman Jiwa, Dwi Ery Santoso, Nurngudiono dan lain sebagainya. “Kedatangan Walikota Tegal Terpilih Ikmal Jaya mengunjungi Komunitas Sorlem, merupakan langkakh lanjutan Ikmal untuk membuktikan bahwa dia komit dengan kesenian. Diharapkan hal semacam ini terus berlanjut, agar kesenian terus beriring dengan perkembangan perekonomian Kota Tegal” pungkas Bontot Sukandar (LS)

Keterangan Foto : - Para seniman Komunitas Sorlem foto bersama dengan Walikota Tegal Terpilih H. Ikmal Jaya SE. AK (duduk nomor tiga dari kanan), Selasa (11/11) di Sorlem, seusai membahas perkembangan seni dan budayaan di Tegal.




Tidak ada komentar: